Abaikan Dokumen Ahli Waris, Dinas Kehutanan DKI Jakarta Caplok Tanah Warga

1208
Tanah H Ahmad H Saioen
Tanah seluas 3380M2 milik H Ahmad bin H Saiun telah diambil alih Dinas Kehutanan PemProv DKI Jakarta yang diduga dengan dasar hukum yang tidak jelas.(Photo : Roys)

Jakarta, X-File.id – Merasa terdzolimi dengan penyerobotan lahan yang dilakukan Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, Ahli Waris H Ahmad bin H Saiun mengadukan keberatannya  kepada Lurah Gandaria Utara, Camat Kebayoran Baru hingga Gubernur DKI Jakarta sebagai aparat yang dianggap berwenang atas peristiwa tersebut.

Menurut  salah satu ahli waris H Abdullah bin H Ahmad, Dokumen Tanah seluas 3380M2 yang beralamat di Jl. H. Raya Rt.005/010 Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan yang saat ini di akui Dinas Kehutanan Provinsi DKI di duga cacat secara hukum. Karena tanah yang merupakan milik H.Ahmad bin H.Saiun itu tidak pernah diperjualbelikan kepada siapapun.

“Orang tua kami H Ahmad bin H Saiun tidak pernah memperjualbelikan tanah seluas 3380M2 milik beliau kepada siapapun. Ini terbukti dengan masih menyimpannya dokumen aslinya berupa Girik asli C305 & Girik Kandang persil 4 S2,”ungkap H Abdullah bin H Ahmad kepada awak media, pada Selasa (1/6/2021) di Jakarta.

Tanah seluas 3880M2 yang masih milik almarhum H Ahmad bin H Saiun saat ini kabarnya tengah digarap pihak Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta untuk dijadikan taman kota.

Ahli Waris H Ahmad ibn H Saioenn
H Abdullah bin H Ahmad (Berpeci-red)) sebagai ahli waris menunjukkan dokumen asli kepemilikan tanah seluas 3380M2 milik orang tuanya. (Photo : Roys)

“Kami sebagai ahli waris H Ahmad bin H Saiun tidak merasa keberatan dengan rencana apapun yang akan dilakukan Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Namun Kami memohon, agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meninjau kembali keaslian dokumen sebelum menjadi Sertifikat yang mereka miliki, baik berupa Letter C atau Girik, Surat Riwayat Tanah dan Surat Pernyataan Tidak Sengketa. Karena kami sebagai ahli waris masih memiliki hak penuh atas tanah yang telah mereka diduduki dan kelola saat ini,” tegas H Abdullah bin H Ahmad.

Saat ini tanah milik H Ahmad bin H Saioen tengah digarap Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta yang rencananya akan dibangun taman kota. Hal ini terlihat dengan beberapa alat berat berikut operator dan para pekerjanya yang tengah melakukan kegiatan di lokasi tersebut.

Di tempat yang sama, Lurah Gandaria Utara Muhammad Hasan, S.Sos, M.Si yang ditemui usai menggelar pertemuan dengan ahli waris H Ahmad bin H Saiun mengungkapkan jika dirinya masih perlu mempelajari kasus penyerobotan tanah yang dialami warganya ini

Tanah H Ahmad ibn H Saioenn
Pertemuan antara Lurah Gandaria Utara, Kapolsek Kecamatan Kebayoran Baru, Babinkamtibmas juga ahli waris H Ahmad bin H Saiun di Jakarta. (Photo : Roys)

“Kami tengah mempelajari lebih dalam kasus pengaduan tanah milik H Ahmad bin H Saiun ini, dan kami berjanji akan secepatnya mengundang instansi pemerintah terkait bersama ahli waris H Ahmad bin H Saiun untuk rapat di kantor kelurahan Gandaria Utara,”ungkap Muhammad Hasan, S.Sos, M.Si.

Dalam pertemuan ini, tak hanya Lurah Gandaria Utara dan ahli waris H Ahmad bin H Saiun saja yang hadir, namun Kapolsek kecamatan Kebayoran Baru, Babinsa & Babinkamtibmas serta Satpol PP kelurahan Gandaria turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam. (Pjr/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here