Antam Dukung TSI Konservasi Hewan Langka

0
1819
Foto : Dok TSI
Jakarta, X-File.id – Keberadaan komodo, yang merupakan salah satu hewan yang dilindungi, bisa terjaga dengan tetap berlangsungnya perkembangbiakannya. Setelah berhasil menetaskan 10 ekor komodo dragon (Varanus komodoensis)  pada Februari 2019 lalu,  Taman Safari Indonesia (TSI) kini melakukan pembuatan kandang untuk anakan komodo tersebut.
Keberhasilan TSI ini tidak lepas dari peran aktif PT Antam (Persero) Tbk. dalam program konservasi eksitu membangun habitat pre-exhibit. Pembuatan habitat ini bertujuan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan anakan-anakan Komodo.
Kepedulian  PT. ANTAM terhadap program konservasi yang diberikan kepada TSI telah dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Yang diawali dengan dukungan Konservasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), yang kemudian memberikan nama Goldie pada seekor bayi gajah.
Lalu pada 10 Februari 2019, dengan mengawinkan komodo jantan Rangga dengan betina Rinca menghasilkan 10 ekor anak komodo. Inkubasi telur komodo berlangsung selama 6.5-7 bulan didalam ruang inkubasi yang didesain khusus.
Anakan-anakan yang baru menetas nantinya akan dipindahkan ke Habitat Pertumbuhan Anakan Komodo.
HSE Asisstant Manager PT Antam Budi Santoso mengharapkan kerja sama ini terus terjalin baik dan dipertahankan.
“PT Antam akan terus peduli terhadap lingkungan , maupun satwa langka yang terancam punah,” kata Budi saat melakukan peninjauan Pre-exhibit Komodo di TSI Bogor, Selasa (8/10).
Foto : Dok. TSI
Pihak PT. Antam juga berharap agar  TSI dapat terus mengembangbiakan serta berinovasi satwa langka baik  melalui program in situ maupun ek- situ.
Dari Pihak TSI juga berharap,  sumbangsih atau kepedulian serta dukungan terhadap program konservasi yang telah diberikan oleh PT. Antam dapat diikuti oleh pihak pihak lain, untuk bersama sama  turut menjaga upaya pelestarian satwa.(Gtx/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here