Bantuan Cepat Untuk Korban Gempa Majene & Mamuju

130
Kementerian Sosial secara cepat memerintahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah sekitarnya dan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk membantu korban gempa di Majene dan Mamuju Sulawesi Barat.(Foto : Istimewa)

Jakarta, X-File.id – Tidak hanya bantuan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok, Kementerian Sosial secara cepat memerintahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah sekitarnya dan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk membantu korban gempa di Majene dan Mamuju Sulawesi Barat.

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk secepatnya mengirimkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah sekitarnya, Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP), serta menyalurkan berbagai bantuan logistik menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 yang mengguncang Majene dan Mamuju, propinsi Sulwesi Barat.

“Bantuan logistik sudah dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa. Tim LDP melaporkan bahwa mereka juga sudah bergerak. Kita upayakan bantuan secepat-cepatnya untuk penanganan warga terdampak gempa,” kata Risma pada awak media, Jumat (15/1).

Risma menambahkan untuk pertolongan pertama, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) setempat telah melakukan evakuasi bersama BPBD dan TNI-Polri. Bantuan logistik seperti matras, tenda, perlengkapan anak, perlengkapan lansia, makanan siap saji, dan lainnya dikirimkan bertahap mulai pagi ini.

“Semua logistik di gudang Sulbar dikeluarkan untuk membantu masyarakat. Dapur umum akan didirikan di titik pengungsian. Segera kami informasikan updatenya. Satu unit mobil dapur umum bisa memasak sampai 2000 nasi bungkus dalam satu kali masak, sehingga dalam sehari bisa menghasilkan 6000 nasi bungkus,” ucapnya.

Risma menegaskan pemerintah akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia.

“Datanya akan terus kami perbarui karena tim masih terus melakukan pendataan. Sesuai SOP, untuk korban meninggal akan mendapat santunan Rp15 juta per orang yang diserahkan kepada ahli waris. Namun ini tentunya akan diserahkan menunggu seluruh data masuk,” ucapnya lebih lanjut.

Kabar terkini menyebutkan gempa yang berkekuatan magnitudo 6,2 pada Jumat pukul 02.28 Wita berpusat di 4 kilometer Timur Laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu.(Pwt/Red)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here