KADIN : Bisnis Perikanan di Perindo Sangat Berpotensi

0
404
KADIN menilai potensi bisnis perikanan saat ini sangat besar. Apalagi diamati pada masa pandemi covid, sektor Perikanan kerap dilirik dunia usaha. (Foto : Istimewa)

Jakarta, X-File.id – Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industri  (KADIN), Rosan Roeslani.

Rosan menilai potensi bisnis perikanan saat ini sangat besar. Apalagi diamati pada masa pandemi covid, sektor Perikanan kerap dilirik dunia usaha.

“Di Perindo potensi bisnis dari hulu ke hilir dapat dikembangkan secara maksimal mulai dari penangkapannya, cold storage, pendistribusiannya, serta peningkatan kerja sama antar dunia usaha untuk mengembangkan bisnis perikanan” kata Rosan, Senin (27/7).

Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto mengatakan Kadin berperan besar dalam dunia usaha termasuk sektor perikanan.

“ini merupakan langkah awal membangun komunikasi dengan Kadin dalam mensinergikan dunia usaha perikanan, sehingga mampu berkolaborasi secara holistik baik dengan instansi pemerintah maupun pihak swasta dalam mengembangkan bisnis perikanan” kata Fatah disela-sela kegiatan kunjungan Kadin.

Menurut Rosan, Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta di Muara Baru berpeluang sebagai lokasi destinasi wisata perikanan di DKI Jakarta.

“Lokasi yang pas dan cocok secara infrastruktur untuk bisnis perikanan, ditambah lagi di pelabuhan perikanan ini dilengkapi dengan sarana pendukung perikanan yang terintegrasi mulai dari dock kapal, cold storage, pabrik es, bahan bakar minyak (BBM) juga tersedia, pelelengan Ikan hingga pendistribusiannya di Pasar Ikan Modern Muara Baru, “tambah Rosan.

Ia pun meyakini dibawah komando Jajaran Direksi baru Perum Perindo Direktur Utama Fatah Setiawan Topobroto, Direktur Keuangan M.Taufiq dan Direktur Operasional Raenhat Tiranto Hutabarat, Perum Perindo dapat memanfaatkan momentum menjadikan sektor Perikanan lebih besar lagi serta menjadikan Perikanan sebagai program utama pemerintah yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Indonesia memiliki kekayaan laut dan ikan, mestinya bisa menjadi ujung tombak saat ini dan kedepannya, karena potensinya besar”, pesan Rosan.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja cukup banyak dengan melibatkan banyak nelayan dan pekerja mulai dari pembongkaran ikan, processing ikan sehingga pemanfatan Sumber Daya Manusia menjadi faktor penting di sektor Perikanan.(Ril/Red)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here