BSI Penggerak Utama Ekosistem Ekonomi & Keuangan Syariah

227
Dengan jaringan dan produk yang lengkap Bank Syariah Indonesia dapat memperkuat kapasitas industri keuangan syariah untuk melayani masyarakat.(Foto ; Istimewa)

Bandung, X-File.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. diharapkan mampu menjadi penggerak pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Karena Bank Syariah Indonesia mempunyai customer base yang besar, produk lengkap, dan jaringan yang luas.

Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo Soedigno menyatakan dengan jaringan dan produk yang lengkap Bank Syariah Indonesia dapat memperkuat kapasitas industri keuangan syariah untuk melayani masyarakat. Kehadirannya pun dipercaya membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan industri keuangan syariah ke depannya.

“Saya berharap BSI dapat menjadi prime mover dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dengan meningkatkan pengembangan ekosistem halal yang sudah dirintis oleh bank-bank eksisting sebelum merger, memperkuat kapabilitas dan eksposur pembiayaan wholesale baik di dalam dan luar negeri, melayani segmen UMKM dengan skema value chain, serta meningkatkan kapabilitas IT dan SDM,” kata Ventje, Kamis (7/1).

Ventje mengungkapkan Bank Syariah Indonesia harus memiliki manajemen yang kuat agar bank hasil penggabungan ini dapat segera berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Keberadaan manajemen kuat bisa memastikan terjaganya kualitas pelayanan terhadap nasabah eksisting pun baru Dengan adanya Bank Syariah Indonesia ini diharapkan Indonesia dapat menjadi pemain keuangan syariah yang diperhitungkan baik ditingkat lokal maupun global.

“Kita juga ingin memanfaatkan potensi dana sosial yang besar seperti zakat dan wakaf bila segala infrastruktur pendukungnya telah siap. Pengelolaan dana wakaf tunai ini memerlukan SDM yang ahli dalam bidang manajemen, investasi syariah, agar dana dapat dikembangkan secara tepat dan mengutip prinsip-prinsip syariah,” ujarnya.

Berdasarkan laporan The State of The Global Islamic Economy Report (SGIE Report) 2020/2021, Indonesia menduduki peringkat ke-4 dalam Global Islamic Indicator. Posisi ini naik dari peringkat 5 pada 2019, dan peringkat ke-10 pada 2018.

Indonesia juga menduduki peringkat ke-2 dalam laporan Islamic Financial Development Indicator 2020, naik dari peringkat ke-4 pada 2019.

“Kita harus terus mendorong ekonomi dan keuangan syariah agar mencapai potensinya secara domestik dan dapat menjadi pemain global,” tandasnya.(Tgb/Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here