Efesiensi, kunci MDIA catatkan EBITDA Positif

245
Melakukan efisiensi program dan penyiaran, PT Intermedia Capital, Tbk (MDIA) berhasil mempertahankan keseimbangan pendapatan berbanding operasionalnya. (Foto : Istimewa)

Jakarta, X-File.id – Pandemi yang melanda Indonesia, mempengaruhi semua sektor industri termasuk industri penyiaran. Tapi, dengan melakukan efisiensi program dan penyiaran, PT Intermedia Capital, Tbk (MDIA) berhasil mempertahankan keseimbangan pendapatan berbanding operasionalnya.

Direktur PT Intermedia Capital Tbk, Ahmad Zulfikar menyatakan EBITDA tumbuh 70,2 persen atau Rp152,9 miliar selama sembilan bulan pertama tahun 2020 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019.

“Ini bisa terjadi karena fokus pada earning quality. Dimana dilakukan efisiensi dan inisiatif baik dari program maupun penyiaran dari sisi beban umum dan administrasi,” kata Zulfikar pada Public Expose MDIA dan VIVA, Rabu (30/12).

Sementara, DIrektur VIVA M. Sahid Mahudie menyampaikan VIVA mencatatkan EBITDA Rp39,2 miliar atau menurun 39,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019.

“Untuk tahun depan, kami akan mengalokasikan belanja modal Rp100 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Tahun 2021 adalah tahun perbaikan dan kami akan fokus bagaimana mengembalikan posisi seperti semula,” ucap Sahid.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa VIVA akan melakukan restrukturisasi fasilitas utang melalui pembiayaan kembali dalam mata uang rupiah.

“Penggunaan mata uang rupiah ini adalah untuk menurunkan risiko nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing,” tandasnya.(Pty/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here