Jaga Diri Dan Lingkungan Dari Virus COVID 19

0
524
Masyarakat harus mampu menjaga diri dan lingkungannya dari paparan virus COVID 19 (Foto : Istimewa)

Jakarta, X-File.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 kembali menekankan pentingnya masyarakat memahami bahaya COVID 19. Karena dengan memahami, masyarakat akan mampu melakukan tindakan yang menjaga diri dan lingkungannya dari paparan virus COVID 19.

Kepala Pusat Kesehatan AD Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, SpS, MARS, MH menyatakan hal penting untuk dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran COVID 19 adalah masyarakat paham akan bahaya COVID 19 ini.

“Masyarakat harus memahami bahaya dari COVID 19 ini. Sehingga bisa melakukan karantina mandiri dan social distancing,” kata Mayjen Tugas saat Konferensi Pers Online, Minggu (22/3).

Ia juga menyatakan pentingnya kerjasama antar sektor dan instansi dalam melakukan penanggulangan, deteksi dini dan perawatan.

“Setiap orang harus waspada. Orang sehat harus menjaga supaya tidak terpapar dengan karantina mandiri di rumah, jika menunjukkan gejala harus langsung memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Kalaupun tidak menunjukkan gejala, perlu juga untuk memeriksakan diri. Karena orang tanpa gejala atau OTG bukan berarti tidak terpapar,” ujarnya.

Mayjen Tugas menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan sudah memperbanyak lokasi pemeriksaan kesehatan.

“Terkait pelacakan orang terpapar, sudah ada protokolnya. Sehingga akan memudahkan tracing dan deteksi dini,” tandasnya.

Kepala Instalasi UGD RS Yarsi dr Febriyanti Umar, SpEM memaparkan ada beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk membantu upaya penyebaran COVID 19 ini.

“Pertama, jangan bepergian ke daerah pusat pandemi. Atau seperti yang dihimbau oleh pemerintah, hindari kerumunan orang,” kata dr. Febri saat dihubungi terpisah.

Kalau menderita batuk dan pilek walaupun tanpa adanya gejala demam, sebaiknya langsung memeriksakan diri ke Pusat Layanan Kesehatan.

“Apalagi kalau menyadari sudah kontak dengan orang yang dinyatakan positif, ya langsung memeriksakan diri,” tandasnya.

Ia menyatakan untuk menghindari penumpukan pasien, boleh juga kalau hanya gejala batuk pilek merawat diri di rumah. Hanya, jika muncul sesak napas, harus langsung ke Pusat Layanan Kesehatan.

“Untuk menjaga kesehatan, makan banyak sayur dan buah. Makan vitamin juga,” ucapnya lagi.

Terkait manfaat rempah-rempah, dr. Febri menyatakan belum ada uji klinis yang membuktikan bahwa rempah-rempah tersebut bisa menangkal virus.

“Saya tidak bilang itu tidak benar karena belum ada penelitian. Tapi boleh dicoba dengan meminum jamu-jamuan kita,” pungkasnya.(Brp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here