Banyak Kejanggalan Dalam Kasus Bank BTN

2236
Kasus Bank BTN
Arven Marta menyatakan ada kejanggalan dalan tubuh BTN (Photo : Coy)

Jakarta, X-File.id – Polemik di tubuh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukkan banyak kejanggalan, sehingga membutuhkan perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Direktur Eksekutif Badan Koordinasi Nasional Lembaga Ekonomi Himpunan Mahasiswa Islam Arven Marta mengungkapkan hal itu di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu(11/9).

“Penolakan Suprajarto menjadi Direktur Utama BTN Melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa menjadi indikasinya,” terang Arven kepada wartawan.

Arven pun menilai masalah ini tidak hanya sebatas persoalan kordinasi, tapi lebih daripada itu.

“Dana nasabah BTN senilai Rp250M yang berhasil di bobol oleh terduga Direktur Legal BTN Yossi Istanto menjadi perhatian serius. Kini kasusnya dalam penanganan Bareskrim Polri,” ungkapnya

Arven menekankan, jika masalah Bank Tabungan Negara adalah hal serius yang harus dibenahi oleh otoritas terkait.

“Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan harus lebih optimal dalam fungsi dan perannya di kasus Bank Tabungan Negara ini. Kasihan nasabah, Menabung di bank pelat merah, malah di ambil uangnya dengan berbagai cara,” tegasnya.

Carut marutnya dunia perbankan Indonesia membuat Arven berpesan, sebagai perusahan BUMN, Harusnya berperan menjadi pilar Ekonomi Negara.

“Menempatkan orang berkompeten di bidangnya menjadi salah satu cara untuk memperbaiki perekonomian negara,”ujar Arven.(Pth/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here