Selain Yunus Nafik, Ini Dia Dua Tersangka Suap Lainnya

2401
Tersangka Kasus Suap
Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan tersangka kepada Yunus Nafik yang merupakan  Direktur Utama PT Aquamarine Divindo Inspection dalam kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Photo : Atp)

Jakarta,X-file.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka kepada Yunus Nafik selaku Direktur Utama PT Aquamarine Divindo Inspection dalam kasus suap panitera PN Jakarta Selatan. Suap yang dilakukan Yunus Nafik itu demi pengurusan perkara perdata di pengadilan tersebut.

“Dalam konferensi pers yang digelar tadi, Dua tersangka yakni panitera pengganti Tarmizi dan advokat Akhmad Zaini. Dari hasil penggeledahan di Surabaya, malam ini, tersangka bertambah satu yakni Yunus Nafik selaku Dirut PT ADI ” ungkap Agus, Selasa (22/8).

Kasus berawal dari gugatan yang dilayangkan Eastern Jason Fabrication Service (EFJS) Pte Ltd kepada PT Aquamarine Divindo Inspection (PT ADI). Gugatan berkaitan dengan wanprestasi, sehingga PT ADI digugat untuk membayar ganti rugi senilai USD 7,6 juta dan SGD 131 ribu.

Pada proses pengurusan perkara tersebut, pengacara PT ADI yakni Akhmad Zaini, ternyata bermain mata dengan panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yaitu Tarmizi. Dengan tujuan agar gugatan tersebut ditolak pengadilan. Untuk mengelabui permainan kotornya, mereka berkomunikasi menggunakan kata sandi yakni “sapi” untuk ratusan juta rupiah, sedangkan´kambing´untuk puluhan juta rupiah.

Baca juga : Perjuangan Yunus Nafik Mencari Keadilan

Adapun uang suap yang diterima PN Jakarta Selatan Tarmizi tersebut, mencapai Rp425 juta. Dimana pemberian suap itu tidak lain untuk mengurus perkara di pengadilan, agar resmi dimenangkan.

Namun sayang, transaksi suap itu pun tercium penyidik KPK. Hingga saat penyerahan duit dilakukan, operasi tangkap tangan KPK berhasil dilakukan pada Senin (21/8) kemarin. Dengan tersangka Tarmizi dan Akhmad Zaini.(Tpd/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here